KISAH MISTIS PENDAKI GUNUNG PRAU DI IKUTI SOSOK HITAM
Selamat datang kembali para pembaca yang setia, seperti biasa kita akan bahas cerita mistis di gunung. Kisah mistis memang sangat kental di tengah masyarakat Indonesia. Terutama bagi mereka para pendaki gunung. Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika gunung-gunung di Indonesia memiliki hal-hal mistis didalamnya. Para pendaki pun sering menceritakan kejadian mistis yang ia alamai di berbagai media social.
Salah satu pendaki yang membagikan pengalaman mistisnya tersebut adalah Arisa. Wanita berambut pendek ini mnceritakan pengalaman mistisnya tersebut melalui chanel Youtube Kisah Tanah Jawa yang diunggah pada Sabtu, 2 Juli 2022 lalu.
Pengalaman mistis Arisa ini terjadi di Gunung Prau, Dieng, Jawa Tengah. Gunung dengan ketinggian 2.590 mdpl ini berhasil membuat Arisa memiliki pengalaman yang mendebarkan.
Bagaimana tidak? Arisa bercerita bahwa banyak kejanggalan yang terjadi saat ia dan teman-temannya mendaki gunung tersebut. Walau trek jalan pendakian tidak terlalu curam dan justru terbilang mudah, Arisa pun mengaku bahwa selama pendakian dirinya selalu merasa gelisah.
Kegelisahan tersebut berawal dari dirinya dan romobongan yang berangkat dari rumah sejak maghrib dan sampai di basecamp gunung Prau sekitar pukul 10-11 malam waktu setempat. Sebelum sampai di basecamp, Arisa dan kawan-kawannya pun melewati sebuah kuburan. Hal tersebutlah yang membuatnya semakin gelisah dan ragu.
"Duh kok ini makam ya," ujar Arisa, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Youtube Kisah Tanah Jawa, Sabtu, 2 Juli 2022.
Meski merasa ragu dan gelisah, Arisa dan romobongan tetap melakukan pendakian. Selama diperjalanan menuju puncak gunung Prau, Arisa bercerita bahwa dirinya semakin tidak tenang.
Apalagi ditambah dengan cuaaca yang gerimis, membuat perjalanan semakin berisiko.
Hal ganjal pun terjadi, beberapa temannya rebut dan bertengkar lantaran ingin bertukar posisi. Dalam perjalanannya pun, Arisa melihat sosok hitam yang mengikuti rombongannya. Tak berhenti sampai disitu, pendakian Arisa dan rombongan kembali tidak mulus. Pasalnya, ia tidak menemukan jalan pendakian.
Seketika, jalan pendakiannya tertutup oleh vegetasi setinggi badan. Hal tersbeut dinilainya ganjal, karena sebelumnya, vegetasi didominasi dengan pinus.
Ia dank wan-kawannya pun memutuskan untuk berhenti sejenak dan berdoa.
"Ya kita daripada gatau hasilnya, kan kita gatau ya, kita berdoa sebentar, gaada 5 menit," kata Arisa.
Mengejutkannya, setelah mereka berdoa, jalur pendakian pun kembali terlihat jelas. Mereka pun melanjutkan perjalanan.
Sesampainya di basecamp pendirian tenda, Arisa bercerita suasananya pun masih memmbuat bulu kuduk merinding.
Hal tersebut lantaran sosok hitam yang masih mengikutinya dan rombonongan. Tak hanya itu, ia pun mendengar suara banyak orang berbicara dengan kalimat-kalimat yang tak jelas.
Padahal posisinya, hanya ada dua tenda di basecamp peristirahatn tersebut. Keesokan harinya, Arisa dan kawan-kawan pun memutuskan untuk turun dan kembali ke rumah.





.jpg)







